Postingan

Menampilkan postingan dengan label Akibat manjain anak Orang lain kena batunya Mikir beg*!

Home And Parents Directly

Gambar
         Perkampungan para pedagang, para warga biasa saling pamer, merasa bangga dengan pencapaian juga sangat terbebani jika tidak memberi tahu orang lain kalau mereka sukses, dalam arti bisa beli ini itu, makan ini itu, punya penghasilan sekian-sekian.    Seorang Bapak yang berumur 40 tahun-an, dikenal rajin, tegar, dan dermawan, serta religius. Setelah menikahkan anak perempuannya dengan pria yang hanya bekerja sebagai kurir saja, tak ada yang lain.    Kondisi seluruh kakak-kakak dari anak perempuannya yang dinikahkan dengan si kurir itu berpenghasilan cukup besar, lalu dibanding-bandingkanlah, ditambah dengan kondisi anak-anak seusia mantu dan anak perempuan di perkampungan itu rata-rata yang sudah menikah dan punya anak, mereka semua kerja (suami istri), sedang anaknya dititipkan ke orang tuanya.    Siklus itu dianggap biasa oleh orang-orang perkampungan itu. Tetapi tidak bagi si kurir, baginya siklus itu adalah kekejian dan p...